Sabtu, 21 Juni 2014

Just Knew It, That I Love You (Chapter 1)

Main Cast      : - Park Chan Yeol (EXO)
- Kim Yae Rin (OC)
- Lee Se Yeong (OC)
- Kim Jong In (EXO)

Other cast       : You'll find it later.

-Yae Rin POV-

Pagi yang cerah. Malas untuk pergi pagi ini. Tapi aku harus bangun pagi untuk pergi ke sekolah. Setelah aku siap untuk ke sekolah, aku pun turun ke bawah menemui kedua orang tuaku dan kakakku yang sedang sarapan.
"Pagi, Eomma, Appa, Oppa!" sapaku.
"Pagi juga, putriku tersayang." ucap Appa sambil mencium dahiku seperti biasanya.
"Pagi. Cepat makan sarapanmu, nanti Oppa yang mengantarmu ke sekolah." ucap Oppa ku.
"Tumben sekali, Min Seok oppa mau mengantarku." tanyaku heran sambil memakan rotiku.
"Aku ada kuliah pagi, jadi sekalian saja aku antar."
"Hm, arasseo."
Selesai sarapan, aku pun pamit kepada orang tuaku dan langsung berangkat dengan Min Seok oppa.

Ah, iya. Aku lupa memperkenalkan diri, aku Kim Yae Rin. Murid kelas 2 SMA di School Of Art Performing. Dan yang sedang mengantarkanku ini, bernama Kim Min Seok, atau di panggil Xiumin oleh temannya. Entah mengapa temannya memanggil seperti itu. 
Setelah sampai di depan gerbang sekolahku, aku pun turun dari mobil kakakku dan masuk ke dalam gedung sekolah. Seperti yang aku lihat, koridor sekolah masih sedikit sepi. Tiba-tiba aku mendengar ada meneriaki namaku.
"KIM YAE RIIIIN!!" teriaknya sambil berlari. Dan aku pun menoleh ke arahnya.
"Oh, Chanyeol-ah. Waegeurae?" tanyaku saat dia ada di sampingku.
"Kau sudah mengerjakan tugas dari Lee saem?" tanyanya sambil mengatur nafasnya.
"Sudah, wae? Kau mau menyalin lagi?" tanyaku.
"Tentu saja. Kau memang sahabatku yang paling baik." ucapnya yang ke girangan.
"Iya, iya, aku sudah sering mendengarnya darimu. Ayo kita ke kelas." ajakku.
Setelah sampai ke kelas, aku pun duduk di bangku ku yang berada dua barisan dari belakang di yang dekat dengan jendela. Dan Chanyeol duduk di belakangku. Oh ya, aku lupa memperkenalkan Chanyeol. Dia adalah Park Chanyeol, sahabatku dari kecil. Ya, kami memang selalu dekat dari dulu. Selain Chanyeol itu tetanggaku, dia juga temanku sejak kecil hingga sekarang. Lama sekali bukan? Aku sendiri bingung punya sahabat seperti dia. Aku pun memberi buku yang di minta Chanyeol, dia pun langsung mengambil dan mencatatnya dengan cepat. Jangan di tiru ya sifatnya.

Tak lama kemudian, bel masuk pun berbunyi. Dan pelajaran Lee saem pun segera di mulai. Tapi, Lee saem mengajak seorang murid baru ke dalam kelas.
"Selamat Pagi, semuanya." ucap Lee saem.
"Pagi, seonsaengnim." ucap kami semua.
"Sekarang, saya perkenalkan teman baru kalian. Silahkan perkenalkan dirimu." kata Lee saem.
"Annyeonghaseyo. Naneun Lee Se Yeong imnida. Bangapta, chingu-ya." ucap murid itu.
"Nah, sekarang kau boleh duduk di samping Kim Yae Rin." ucap Lee saem yang menunjuk bangkuku.
Dia pun menaruh tasnya dan langsung ku sapa, "Annyeong. Kim Yae Rin imnida. Kau bisa memanggilku Yae Rin."
"Ne. Lee Se Yeong imnida. Kau bisa memanggilku Se Yeong."
Setelah itu, kami pun memperhatikan pelajaran dari Lee saem.

-Author POV-

Bel istirahat pun berbunyi kencang dan murid yang ada di dalam kelas, langsung berhamburan keluar. Yae Rin pun mengajak Se Young untuk ke kantin bersama. Setelah mereka dari kantin, Yae Rin mengajaknya untuk berkeliling gedung sekolah sampai bel masuk pun berbunyi. Mereka pun masuk ke dalam kelas dan memulai pelajaran.
"Se Yeong-ah, nanti sepulang sekolah kau mau tidak mengerjakan tugas di rumahku?" tanya Yae Rin.
"Hm, boleh juga. Aku juga bosan kalau mengerjakan tugas sendirian. Baiklah, aku mau." jawab Se Yong.

Bel pulang pun berbunyi, semua murid membereskan buku mereka, lalu ada yang melakukan kegiatan ekstrakurikuler atau pun langsung pulang ke rumah mereka. Yae Rin dan Se Yeong pun berjalan menuju rumah Yae Rin. Rumah Yae Rin tidak terlalu jauh dari sekolah. Dan ternyata rumah Se Yeong pun satu arah dengan rumah Yae Rin. Sampai di rumahnya, mereka pun langsung masuk ke kamar Yae Rin dan mengerjakan tugas yang di berikan Lee seonsaengnim. Seseorang mengetuk pintu kamarnya, yang ternyata itu adalah Chanyeol.
"Chanyeol-ah. Sedang apa kau di sini?" tanya Yae Rin heran.
"Kalian berdua sedang mengerjakan tugas Lee saem kan?" tanya Chanyeol balik.
"Iya, wae? Kau kesini untuk mengerjakan bersama kami atau ingin menyontek?" ucap Yae Rin langsung.
"Tentu saja mengerjakan bersama. Tadi aku menyontek karena kemarin aku sibuk sekali. Boleh kan aku ikut bergabung?" pintanya.
"Yasudah." kata Yae Rin yang membiarkan Chanyeol masuk ke kamarnya.
Mereka bertiga pun akhirnya mengerjakan tugas dari Lee saem. Yaitu, soal Matematika yang lumayan rumit untuk di kerjakan. Mereka baru selesai setelah mengerjakannya selama 1 jam lebih. Setelah Se Yeong dan Chanyeol pulang, dia pun kembali membereskan kamarnya akibat Chanyeol yang membuat kamarnya jadi berantakan. Dan dia pun menyiapkan untuk besok dia sekolah.

-Chanyeol POV-

Tidak seperti biasa, aku datang ke sekolah di pagi hari. Saat masuk kelas, hanya ada aku dan murid baru itu, Se Yeong. Ya, lumayan aku mengenalnya, anaknya lumayan menyenangkan, pintar, baik dan cantik. Bisa di bilang, aku menyukainya semenjak dia baru masuk di sekolah ini. Baru saja aku duduk, dia sepertinya sedang asyik mendengarkan musik. Aku pun menepuk pundaknya pelan, dan dia sedikit terkejut lalu menoleh ke arahku. Apa dia habis... menangis?
"Se Yeong-ah, apa kau-" pertanyaanku langsung saja di potong olehnya.
"Ah, Chanyeol-ah. Tumben kau datang pagi, kata Yae Rin biasanya kau datang 5 menit sebelum bel." ucapnya yang di buat ceria olehnya.
"Hm? Hehe, mungkin aku datang sedikit lebih pagi. Apa Yae Rin menceritakan semuanya kepadamu?"
"Eo. Semuanya dari awal kalian berteman sampai sekarang."
'Hah, anak itu... kenapa dia menceritakan semuanya?' batinku.
"Hehe, kenapa? Sepertinya kau cemas sekali."
"Aniya, oh iya. Kenapa kau pindahan darimana?" tanyaku.
"Aku pindahan dari Mokpo. Aku pindah karena ikut Appa-ku." jelasnya.
"Appa? Apakah orang tuamu..."
"Ya, mereka bercerai sebulan yang lalu. Dan aku ikut Appa sedangkan adikku ikut Eomma."
"Ah, mian. Aku tidak bermaksud..."
"Hahaha, aniya. Nan gwaenchanha, aku sudah bisa menerimanya." katanya sambil tersenyum.
Baru kali ini ada anak yang seperti dia, menerima kenyataan pahit seperti itu. Mungkin ada orang lain yang mengalami seperti dirinya, tetapi tidak seperti Se Yeong. Aku kagum pada dirinya, dan mungkin semakin... menyukainya. 

Tak terasa sudah mendekati jam masuk, dan bisa kulihat kalau Yae Rin yang  baru saja datang dengan wajah yang cemberut. Sungguh ingin sekali aku mencubit pipinya karena tingkahnya itu. Langsung saja aku menghampirinya dan duduk di mejanya.
"Neo waegeurae?" tanyaku.
"Minseok oppa tadi jahat sekali padaku. Aku disuruh naik bus tadi, dan dia tidak mau mengantarku karena dia mau menjemput pacarnya." jawabnya jutek.
"Lalu? Kenapa kau marah?"
"Ah sudahlah, aku tidak ingin membahasnya. Pergi kau." usirnya sambil menutup wajahnya dengan kedua tanganya.
Aku pun pergi dari hadapannya, takut semakin 'mengamuk' kalau aku jahil kepadanya dan kebetulan sudah bel masuk. Dan tak lama kemudian Kim saem pun sudah masuk, pelajaran pun dimulai.

*SKIP TIME*

-Author POV-

Saatnya istirahat, semua murid pun berhamburan keluar kelas dan pergi ke kantin. Yae Rin dengan Se Yeong berjalan menuju kantin segera membeli makanan lalu duduk bersama Chanyeol yang sudah di kantin duluan. Mereka pun makan dengan canda gurau yang dilontarkan oleh Chanyeol. Tiba-tiba seseorang menepuk pundak Chanyeol, dan dia pun menoleh ke belakangnya.
"Boleh aku duduk sini?" tanya orang tersebut.
"Tentu saja boleh, Kkamjong." ucap Chanyeol.
"Kenalkan, ini Kim Jong In atau bisa dipanggil Kai. Tapi lebih pantas Kkamjong." jelas Chanyeol.
"Nah, yang di depan kau ini Kim Yae Rin dan di sampingnya Lee Se Yeong." lanjutnya.
Mereka pun makan bersama dan masih tetap bercanda gurau seperti sebelumnya. Sampai bel masuk pun berbunyi, dan murid murid yang masih berkeliaran pun segera masuk ke dalam kelas masing masing dan memulai pelajarannya.

*SKIP TIME*

KRIIING!! KRIIING!! KRIIING!! 

Bel pulang pun sudah berbunyi dan semua murid pun segera membereskan buku mereka, lalu berhambur keluar karena segera ingin pulang. Dan saat Yae Rin hendak pulang, Chanyeol pun menghampirinya.
"Yae Rin-ah, nanti aku ingin latihan basket sebentar. Kau mau ikut atau tidak?" tanya Chanyeol.
"Hm, Se Yeong-ah, kau juga mau ikut tidak?" dan Yae Rin pun bertanya pada Se Yeong.
"Boleh. Tapi kau ikutkan Yae Rin?"
"Tentu saja. Ayo, Chanyeol-ah." Yae Rin pun langsung menarik tangan kedua sahabatnya itu.
Sesampainya di lapangan basket, Yae Rin dan Se Yeong duduk di bangku penonton dan Chanyeol pun segera latihan. Bisa dilihat kelihaian seorang Chanyeol bermain basket. 
Mereka pun segera pulang setelah itu. Dan mereka pulang bertiga, namun tiba-tiba saja Kai memanggil Chanyeol.
"Chanyeol-ah, aku main ke rumahmu ya? Aku bosan dirumah sendirian."
"Baiklah. Ppalliwa." ajaknya.
Mereka pun berjalan pulang berempat dengan kesibukan masing masing. Yae Rin dan Se Yeong sedang berbicara tentang fashion dan Chanyeol dengan Kai sedang membicarakan tentang pertandingan basket minggu depan.
Tanpa ada yang tau, Kai ada niatan tersendiri ikut pulang bersama dengan mereka bertiga. Karena dia ingin tahu tentang seseorang, yang sudah mencuri perhatiannya sejak makan siang di kantin tadi. Orang tersebut adalah...

*TBC*